Pada waktu itu, Rustam memakai mahkota yang dihiasi dengan perhiasan-perhiasan yang sangat mahal, dia sedang duduk di atas singgahsana yang terbuat daripada emas. Lain halnya dengan Rib'i bin Amir, dia memasuki istana Rustam dengan mengenakan pakaian yang sangat sederhana, menyandang pedang dan perisai dan mengenderai kuda yang pendek. Dengan mengenderai kuda itu, dia terus masuk ke dalam ruangan istana dan permaidani yang mahal itu diinjak-injak oleh kudanya, lalu dia berhenti di hadapan singgahsana Rustam dan mengikat tali kudanya di salah satu tiang singgahsana. Lalu dia menghadap Rustam sambil membawa pedang dan tamengnya serta mengenakan topi besi pelindung kepala.
PETIKAN DARIPADA KITAB HAYATUS SAHABAH JILID 1, KARANGAN MAULANA MUHAMMAD YUSUF AL KANDAHLAWI RAH.A.
Persoalannya di sini, siapa Rib'i dan Rustam?
Kita nak ikut siapa?
Nak tahu jawapan, tanyalah orang alim dan ustaz di tempat kalian.
Sekian, terima kasih.
MAHKOTA
MASJID SULTAN ABU BAKAR
PINTU PAGAR ISTANA
SINGGAHSANA ISTANA
PENUNGGANG




No comments:
Post a Comment